Platform LinkUMKM dari BRI membantu UMKM naik kelas melalui fitur inovatif. Temukan kisah sukses pengusaha minuman yang meraih omzet jutaan rupiah.
Sandiaga Uno mencicipi produk minuman UMKM "Sesegeritu" dalam sebuah event pameran (Dok. BRI)

Terungkap! Ini Cara Mudah Kembangkan UMKM dengan Fitur ‘Ajaib’ dari BRI

Posted on
banner 336x280

BELAJAR – Platform digital LinkUMKM dari BRI membantu pelaku UMKM naik kelas dengan fitur-fitur inovatifnya yang memudahkan pengembangan usaha.

Terbukti melalui platform tersebut, semakin banyak pelaku UMKM yang berhasil meningkatkan skala usaha mereka berkat berbagai fitur seperti UMKM Smart, Rumah BUMN, Media, Komunitas, dan Etalase Digital yang disediakan oleh BRI.

banner 468x60

Platform linkumkm.id yang dikembangkan BRI menawarkan beragam solusi digital untuk UMKM dalam pengelolaan dan pengembangan bisnis, mulai dari pelatihan bisnis hingga pemasaran produk.

Fitur unggulan UMKM Smart menyediakan modul-modul pilihan yang dirancang oleh para ahli di bidangnya, membantu pelaku usaha meningkatkan keterampilan bisnis melalui materi pelatihan yang praktis dan aplikatif.

Materi pelatihan dalam platform LinkUMKM tersedia dalam berbagai format seperti video, artikel, dan infografis yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Pendekatan ini memudahkan para pelaku UMKM untuk belajar sesuai dengan kebutuhan dan kecepatan mereka sendiri.

Ilma Inaroh Azizah, seorang pengusaha minuman segar dari Serang, Provinsi Banten, merupakan salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat nyata dari LinkUMKM.

Berawal dari hobi membuat minuman herbal bersama kakaknya, Ilma yang berprofesi sebagai Guru Kimia mulai serius menekuni usaha minuman segar pada 2019.

“Karena saya itu guru kimia dan juga suka konsumsi minuman herbal dari bunga telang misalnya, saya mulai produksi sendiri dan membagikan ke orang-orang terdekat saja. Lalu saya berpikir untuk membuat usaha minuman segar dan herbal, apalagi di tahun itu ada Covid-19 dan ternyata banyak peminatnya,” ungkap Ilma.

Keseriusannya berlanjut pada tahun 2020 ketika ia meluncurkan merek minuman herbal “Sesegeritu” dengan berbagai varian rasa seperti Lemon Sereh Selasih, Lemon Telang Selasih, Rosella Sereh, Telang Jahe Sereh, dan Gula Asem.

Produknya kemudian merambah ke minuman lainnya seperti Kurma Latte, Blue Latte, Coffee Latte, hingga frozen food.

“Karena banyak peminatnya dan saat Covid itu juga saya punya banyak waktu luang karena mengajar secara online, akhirnya banyak yang mau jadi reseller, totalnya sampai 30 orang dan dari sini saya mulai mengurus manajemennya dan serius menekuni bisnis minuman herbal. Dari hasil itu lumayan pendapatan saya bisa di Rp 20-30juta per bulan,” imbuhnya.

Tak berhenti di situ, Ilma juga meningkatkan ekspansi usahanya dengan menjual minuman kopi di sekitar Kota Serang menggunakan gerobak listrik.

Ia berani berinovasi dan melakukan branding dengan nama-nama produk yang lebih kekinian seperti Sumertime, Tropical Purple, Tropical Sunset Hibiscus, dan Sweet Tamarind.

Namun pada tahun 2022, bisnis Ilma mulai mengalami pasang surut, dimana para reseller tidak lagi banyak mengambil produknya.

Kondisi ini mendorongnya untuk mengunjungi Rumah BUMN di Kota Serang guna belajar tentang pemasaran produk.

Melalui Rumah BUMN, Ilma diperkenalkan dengan UMKM-UMKM lainnya serta mendapatkan pelatihan tentang kemasan produk, penguatan manajemen bisnis, dan pengembangan skala usaha.

Ia juga mendapatkan kesempatan untuk bertukar pikiran dengan pelaku UMKM lainnya di Kota Serang.

“Dari situ saya jadi punya relasi dan saya juga dibantu untuk memperluas akses penjualan. Sampai akhirnya tahun 2023 saya diperkenalkan dengan platform digital linkumkm.id,” jelasnya.

Salah satu fitur di LinkUMKM yang sangat membantu Ilma adalah UMKM Smart dengan modul-modul pilihan yang ditulis oleh para ahli.

“Saya pribadi sangat terbantu dengan fitur self assessment, sehingga saya tau tahapan apa yang belum maksimal sehingga saya perlu meningkatkan lagi atau perlu memperbaiki,” ungkapnya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menjelaskan bahwa linkumkm.id merupakan inisiatif nyata program pemberdayaan UMKM dari BRI yang menjembatani kebutuhan pelaku UMKM terhadap akses pasar, pembiayaan, pelatihan, serta pendampingan usaha.

“LinkUMKM tidak hanya menjadi tempat bertemu antara pelaku usaha dan pembeli, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang mendorong terciptanya ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Saat ini tercatat sudah lebih dari 11 juta pengguna yang memanfaatkan platform LinkUMKM yang dapat diakses melalui website linkumkm.id.

“Kisah sukses pengusaha minuman Ilma Inaroh Azizah di Kota Serang menjadi kisah inspiratif yang dapat direplika oleh pengusaha-pengusaha lainnya dalam memanfaatkan platform LinkUMKM untuk meningkatkan penjualan usaha maupun skala bisnis,” pungkas Hendy.***

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *